Thursday, 25 April 2013

PENAMPILAN ANSAMBEL PERKUSI 2012 INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA


PENAMPILAN ANSAMBEL PERKUSI 2012 INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA
Mengangkat Tema “One Spirit From Percussions” Dengan Sentuhan Ritmis
Institut Seni Indonesia Yogyakarta kembali mengadakan acara konser perdana mahasiswa baru perkusi 2012 dengan menggambarkan semangat baru dan harapan semangat itu ada hingga hari esok dan seterusnya.


Pertunjukan perkusi dari mahasiswa jurusan musik angkatan 2012 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta diadakan di ruang auditorium musik pada hari Sabtu (06/10) dan menampilkan 6 lagu yang masing-masing lagu merupakan inspirasi dari para pemain perkusi. Acara ini merupakan acara rutin yang diadakan setiap tahun oleh HIMA (Himpunan Mahasiswa) dan Panitia. Pertunjukan perkusi 2012 mendapat sambutan dan applause yang meriah dari para penonton.
Rida Andriyanto,ketua panitia pertunjukan perkusi 2012 mengatakan, persiapan latihan diadakan seminggu sebelum hari H.” Semua tergantung dari masing-masing individu, bagaimana usaha mereka agar penonton bisa tertarik dan usaha mereka agar bisa kompak.” Ujar Rida. Pertunjukan ini diawali dengan lagu “Start Here” oleh Ansambel perkusi 2012 yang merupakan karya pertama dan karya ciptaan sendiri. Lagu ini menggambarkan awal dari mereka untuk berkarya.
Disusul oleh penampilan 2 laki-laki yang membawakan alunan melodi pokok marimba dan vibraphone sebagai pengiring sekaligus pemanis lagu yang terinspirasi dari seekor kupu-kupu ketika sedang menikmati pemandangan indah dan asri. “Konser tadi itu singkat tapi dapet perkusinya, jadi penonton itu bisa berpikir perkusi itu nggak hanya metal aja tetapi bisa berharmonisasi dengan ritmis yang baik.” ujar Anita, pembawa acara pertunukan perkusi tersebut.
 Acara dilanjutkan oleh penampilan Chindy,Rayi,dan Jessica dengan membawakan lagu “Dance With Us” dengan komposisi irama salsa. Penonton secara serentak ikut menggoyangkan kepala mereka ketika lagu ini dimainkan. Disusul dengan penampilan Firman, Oni, Angga, dan Tigor yang membawakan lagu “After Midnight” lagu ini berisi permainan ritmis tegas dan lincah, serta terdapat permainan stick didalamnya.”mereka membuat karya setelah tengah malam, karna karya tidak dibatasi ruang dan waktu” ujar Ruben, pembawa acara.
Lagu “New Section” yang dibawakan oleh Ansambel perkusi 2012 setelah lagu “After Midnight” menggunakan tangga nada pentatonik yang bernuansa Jawa. Lagu ini menceritakan tentang mereka yang berbeda-beda asal dan kebudayaan dan di kota Jogjai mereka bertemu saling mengenal,saling mengerti,dan Saling menghargai. Disusul dengan lagu “SPIRIT” sebagai lagu terakhir yang menggambarkan semangat mereka berada di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dari awal daftar sampai puncak pertunjukan tersebut.
Rida Andriyanto mengatakan bahwa dirinya secara pribadi tidak puas dengan pertunjukan perkusi 2012 tersebut.” Menurut saya itu tadi penampilannya kurang mateng dan tidak puas.” Ujar Rida ketika diwawancarai. Rida menambahkan, untuk konser perdana pertunjukan perkusi tahun depan haruslah lebih kreatif dan konsepnya dibuat lebih menarik lagi.
Dinilai berhasil
Terbukti dengan sambutan meriah dari para penonton dan pemberian applause yang tak kalah hebohnya, penampilan ansambel perkusi 2012 dinilai berhasil memikat daya tarik penonton karena dilihat dari persiapan yang sebenarnya kurang mateng tersebut pemain berhasil menyampaikan apa yang menjadi inti dari tema “One Spirit Of Percussions”.”yang terpenting bukan hasil,tetapi bagaimana proses untuk menyajikan suatu karya yang pantas” ujar Rida. Rida menegaskan bahwa semua hasil karya yang ditampilkan adalah hasil ciptaan sendiri dan itu adalah murni dari inspirasi mereka karena karya tidak dibatasi oleh waktu.
Anggota perkusi 2012 tersebut juga melakukan tahap seleksi untuk menjadi anggota perkusi 2012 secara resmi. “Untuk menjadi anggota,kami slalu mengadakan seleksi.” Ujar Rida. Terbukti anggota perkusi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta merupakan orang pilihan dan memiliki bakat. Total anggota resmi perkusi 2012 berjumlah 9 orang dan mereka semua adalah orang pilihan yang berbakat.
Penampilan ansambel perkusi 2012 menggunakan alat musik marimba,vibrafon,xilopone yang digunakan  sebagai melodi. Drum dan bass yang digunakan untuk irama pendukung.




0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment